PEMIMPIN ITU : TAU YANG DIMAU

“Leadership is having a compelling vision, a comprehensive plan, relentless implementation, and talented people working together.”
— Alan Mulally, former CEO of the Ford Motor Company

Dalam banyak definisi, secara umum kepemimpinan sering diartikan sebagai keterampilan praktis yang mencakup kemampuan seseorang atau sebuah organisasi untuk “memimpin” atau membimbing orang lain, tim, atau seluruh organisasi (Wikipedia). Artinya seseorang yang memiliki kemampuan diatas adalah Pemimpin dimana ia memiliki tugas untuk membimbing orang bahkan organisasi. Lalu, apa yang pertama kali harus dimiliki atau dilakukan seorang pemimpin untuk bisa melakukan tugasnya tersebut?.

Bayangkan sebuah organisasi adalah sebuah mobil yang akan anda kendarai dan mengajak orang lain untuk turut serta bersama anda. Apa yang pertama kali harus anda lakukan sebelum mengendarainya?. Jika terbayang jawaban, memanasi mobil, mengisi bensin, mengecek kondisi kendaraan, mari kita skip jawaban tersebut dan anggap mobil tersebut telah siap dikendarai (untuk analogi ini akan kita gunakan dilain waktu). Apa yang akan anda lakukan pertama kali?. Jika anda memiliki jawaban bahwa menentukan  tujuan, maka jawaban anda sudah tepat.

Lalu mengapa menentukan tujuan adalah hal utama dan pertama yang harus dilakukan?. Ada banyak jawaban yang dapat kita ulas disini, mulai dari dengan mengetahui tujuan maka kita tahu berapa kita harus mengisi saldo Etoll, dengan mengetahui tujuan kita tahu berapa perkiraan kebutuhan BBM dan lainnya. Selain itu, dalam konteks pemimpin dan kepemimpinan, dengan mengetahui dan menetapkan tujuan, kita tahu kemana akan membawa organisasi dan tim kita. Dan ini bahkan lebih utama daripada tahu bagaimana cara membawa mereka.

Bagaimana cara menentukan tujuan atau dalam organisasi seringkali digunakan istilah visi?. Banyak tokoh mendiskusikan hal ini, dan secara umum bisa disimpulkan bahwa hal mendasar untuk menentukan visi adalah dengan mengenali The Why organisasi dibangun. Atau dengan mengenali The Why dari eksistensi diri anda. Sebagai contoh, organisasi dibangun untuk membangun market sepatu ditingkat internasional (dari sini bahkan terlihat, tidak hanya untuk memimpin yang harus diawali visi/tujuan, membangun organisasi pun harus diawali dengan hal ini). Dari sini, maka visi kepemimpinan pun dibangun dan siap untuk mendapatkan support anggota tim dan bergerak bersama menuju tujuan organisasi.

Disinilah muncul istilah, Pemimpin mesti tau apa yang dimau. Lalu, bagaimana mengawal agar semua kegiatan dalam organisasi konsisten dan selalu terarah kepada visi atau tujuan?. Kita akan bahas di artikel berikut.

Beberapa buku yang bisa anda baca :

  1. The Organization of the Future 2: Visions, Strategies, and Insights on Managing in a New Era (J-B Leader to Leader Institute PF Drucker Foundation). Frances Hesselbein, Marshall Goldsmith
  2. Leadership Legacy Moments: Visions and Values for Stewards of Collegiate Mission.
  3. Grady Bogue.
  4. Organizational Vision, Values, and Mission: Building the Organization of Tomorrow (A Fifty-Minute Series Book). Cynthia Scott

Perlu Materi Yang Lain?

WE'RE Here To SUPPORT You

Feel free to contact us, and we will be more than happy to answer all of your questions.